Senin, 30 Oktober 2017

Potensi-potensi pemuda dalam upaya "Mencerdaskan Kehidupan Bangsa"

Banyak macam-macam potensi pemuda yg dapat mengharumkan nama bangsa kita, bangsa Indonesia. Hanya saja banyak orang-orang yg tidak sadar akan potensinya tersebut. Kali ini mari kita bahas tentang macam-macam potensi pemuda berikut ini:

1. Idealisme & daya kritis
Jika dilihat dari aspek sosiologi, pemuda Indonesia belum mapan dalam tahap ini, pemuda masih bias melihat kekurangan-kekurangan yang ada dalam tatanan sehingga dapat menimbulkan gagasan baru. Namun, kiranya sikap ini harus disertai dengan rasa tanggung jawab.

2. Dinamika & kreatifitas
Dengan adanya sikap idealisme dan daya kritis yang kuat, berarti generasi muda dapat menimbulkan kreatifitas dan dinamika dalam tatanan berupa perubahan, pembaruan, dan menyempurnakan kekurangan yang ada.

3. Keberanian mengambil resiko
Dalam upaya pembangunan pasti akan ada resiko resiko yang akan timbulnya, seperti melesetnya jadwal pembangunan, terhambat, atau bahkan gagal. Kaum muda dengan kesiapan pengetahuan, perhitungan dan keterampilan dapat mengatasi hal tersebut dengan baik dikarenakan, dan juga lebih berani dalam mengambil resiko.

4. Optimisme & penuh semangat
Optimis dan semangat yang ada dalam jiwa generasi muda akan menjadi daya pendorong untuk menghasilkan sesatu yang lebih maju lagi sehingga terbentuknya mental yang kuat yang tidak mudah patah semangat.

5. Sikap mandiri & disiplin
Dengan sikap kemandirian mereka dapat menyadari batas-batas yang wajar dan memiliki tenggang rasa, serta melaksanakan sesuatu dengan disiplin.

6. Terdidik
Walaupun dengan memperhitungkan faktor putus sekolah, secara menyeluruh baik dalam arti kualitatif maupun dalam arti kuantitatif, generasi muda secara relatif lebih terpeljar karena lebih terbukanya kesempatan belajar dari generasi pendahulunya.

7. Keanekaragaman dalam persatuan & kesatuan
Keanekaragaman pada pemuda, merupakan cermin keanekaragaman bangsa kita. Keanekaragaman tersebut merupakan potensi dinamis dan kreatif berdasarkan semangat sumpah pemuda serta kesamaan semboyan Bhinneka Tunggal Ika.

8. Patriotisme & Nasionalisme
Dengan sikap patriotism dan nasionalisme, generasimuda dapat dilibatkan dalam upaya pembelaan dan mempertahankan Negara.

9. Sikap ksatria
Sikap kesatria identik dengan sikap berani, mengabdi pada Negara serta rasa tanggung jawab social yang tinggi. Sehingga dengan sikap itu para generasi muda dpat menjadi pembela dan penegak hokum bagi masyarakat dn bangsa.

10. Kemampuan penguasaan ilmu & teknologi
Ilmu dan teknologi saat ini berkembang sangat pesat, dengan ilmu tersebut generasi muda dapat menerapannya dilingkungan sekitar sebagai transformator dan dinamistator.


Berikut adalah potensi pemuda yg dapat mencerdaskan bangsa, dengan adanya potensi-potensi tsb kita harus memiliki upaya dan usaha untuk mencerdaskan bangsa ini, upaya-upaya untuk mencerdaskan bangsa;

1. Menigkatkan pendidikan di setiap daerah di Indonesia, supaya anak"di wilayah Indonesia dpt mengerti dan menambah ilmu pengetahuannya
2. Pemerintah melaksanakan sistem belajar minimal 9 tahun atau hingga jenjang Smp/Mts bagi anak - anak di seluruh wilayah Indonesia
3. Ikut membantu negara tetangga yang sedang tertimpa musibah atau suatu masalah yang diiranya membuntuhkan bantuan dari negara lain supaya meningkatkan sistem kekerabatan
4. Menjaga hubungan baik dengan negara lain dalam sistem perdagangan dan kerjasama antar negara
5. Meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia dan negara tetangga terdekat

Minggu, 29 Oktober 2017

Pembinaan & Pengembangan Generasi Pemuda

Sebelumnya apa sih yang dimaksud dengan pemuda ?
Pemuda adalah golongan manusia-manusia muda yang masih memerlukan pembinaan dan pengembangan kearah yang lebih baik, agar dapat melanjutkan dan mengisi pembangunan yang kini telah berlangsung, pemuda di Indonesia dewasa ini sangat beraneka ragam, terutama bila dikaitkan dengan kesempatan pendidikan.akan tetapi di Indonesia ini sehubungan dengan adanya program pembinaan generasi muda pengertian pemuda diperinci dan tersurat dengan pasti.
Generasi muda merupakan generasi penerus perjuangan bangsa dan sumber daya insani bagi pembangunan nasional, Untuk itu generasi muda perlu mendapatkan perhatian khusus dan kesempatan yang seluas?luasnya untuk dapat tumbuh dan berkembang secara wajar baik jasmani, rohani maupun sosialnya.Selama ini banyak generasi muda yang menyandang permasalahan sosial. Seperti kenakalan remaja, menyalahgunakan obat-obatan terlarang/narkotika, mencoba minuman keras, dan sebagainya baik yang disebabkan oleh faktor dari dalam dirinya (internal) maupun dari luar dirinya (eksternal).Oleh karena itu perlu adanya upaya, program dan kegiatan yang secara terus menerus melibatkan peran serta semua pihak baik keluarga, lembaga pendidikan, organisasi pemuda, masyarakat dan terutama generasi muda itu sendiri. Arah kebijakan pembinaan generasi muda dalam pembangunan nasional menggariskan bahwa pembinaan perlu dilakukan dengan mengembangkan suasana kepemudaan yang sehat dan tanggap terhadap pembangunan masa depan, sehingga akan meningkatkan pemuda yang berdaya guna dan berhasil guna. Dalam hubungan itu perlu dimantapkan fungsi dan peranan wadah-wadah kepemudaan seperti KNPI, Pramuka, Karang Taruna, Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS), Organisasi Mahasiswa di lingkungan perguruan tinggi dan organisasi fungsional pemuda lainnya.
Dalam hal ini, pembinaan dan pengembangan generasi muda menyangkut dua pengertian pokok, yaitu :
1. Generasi muda sebagai subjek pembinaan dan pengembangan adalah mereka yang telah memiliki bekal dan kemampuan serta landasan untuk mandiri dan ketrlibatannya pun secara fungsional bersama potensi lainnya guna menyelesaikan masalah-masalah yang dihadapi bangsa.
2. Generasi muda sebagai objek pembinaan dan pengembangan adalah mereka yang masih memerlukan pembinaan dan pengembangan kea rah pertumbuhan potensi dan kemampuan ketingkat yang optimal dan belum dapat bersikap mandiri yang melibatkan secara fungsional.

 Dan menurut saya pribadi Tanpa ikut sertanya generasi muda, tujuan pembangunan ini sulit tercapai. Hal ini bukan saja karena pemuda merupakan lapisan masyarakat yang cukup besar, tetapi tanpa kegairahan dan kreativitas mereka, pembangunan jangka panjang dapat kehilangan keseimbangannya.Begitu juga apabila pemuda masa sekarang terpisah dari persoalan masyarakatnya, sulit terwujud pemimpin masa datang yang dapat memimpin bangsanya sendiri.

Referensi : http://singgihwalkers.wordpress.com

Masa-Masa Remaja

Masa remaja adalah masa transisi dan secara psikologis cukup problematis, terkadang mereka bisa melanggar norma
dan rentan terhadap berbagai pengaruh negatif, termasuk pengaruh new media.

Menurut saya, masa remaja adalah masa yg sangat berpengaruh dalam kehidupan sesorang. Bilamana diwaktu remaja seseorang dapat mengatur diri dan menjaga diri sendiri dapat dikatakan dengan hampir 100% seseorang tersebut dapat mempunyai kehidupan yg lebih sehat.

Cara membantengi diri agar tidak mudah terpengaruh dengan hal-hal negatif disaat remaja (versi saya), antara lain:

1. Memperkuat ilmu agama dan norma;
2. Pintar menilai baik buruknya suatu perilaku;
3. Menyadari dan memikirkan resiko yg akan diterima.

Banyak faktor yg dapat mendorong remaja untuk dapat mengeksplor potensi dalam dirinya, salah satunya adalah  media. Cara media mendorong remaja untuk dapat mengeksplor potensi dalam dirinya adalah :

1. Buku, dengan banyak membaca buku kita dapat mendapat banyak ilmu termasuk dengan cara mengeksplor          potensi dalam diri seseorang;
2. Tv dan Radio, banyak pula acara-acara di media ini yg dapat mengeksplor potensi dalam diri seseorang dengan      memotivasi seseorang tersebut.

Dengan menerapi nilai diatas kita dapat mencapai suatu pencapaian untuk mengharumkan nama keluarga, lingkungan, dan bangsa indonesia. Persiapan untuk pencapain tersebut pun tidak berhenti sampai disitu saja, karena kita harus mempersiapkan mental dan tekad yang kuat untuk mencapai semua pencapaian yg kita inginkan.

Selasa, 03 Oktober 2017

Kebudayaan dan Kepribadian

Kebudayaan

   Budaya atau kebudayaan berasal dari bahasa sansekerta yaitu buddhayah, yang merupakan bentuk jamak dari buddhi(budi atau akal) diartikan sebagai hal-hal yang berkaitan dengan budi, dan akal manusia.
   Dalam bahasa inggris, kebudayaan disebut culture, yang berasal dari kata Latin Colere, yaitu mengolah atau mengerjakan. Bisa diartikan juga sebagai mengolah tanah atau bertani. Kata culture juga kadang diterjemahkan sebagai "kultur" dalam bahasa Indonesia.
   Budaya adalah suatu cara hidup yang berkembang, dan dimiliki bersama oleh sebuah kelompok orang, dan diwariskan dari generasi ke generasi. Budaya terbentuk dari banyak unsur yang rumit, termasuk sistem agama dan politik, adat istiadat, bahasa, perkakas, pakaian, bangunan, dan karya seni. Bahasa, sebagaimana juga budaya, merupakan bagian tak terpisahkan dari diri manusia sehingga banyak orang cenderung menganggapnya diwariskan secara genetis. Ketika seseorang berusaha berkomunikasi dengan orang-orang yang berbeda budaya, dan menyesuaikan perbedaan-perbedaannya, membuktikan bahwa budaya itu dipelajari.

   Budaya adalah suatu pola hidup menyeluruh. budaya bersifat kompleks, abstrak, dan luas. Banyak aspek budaya turut menentukan perilaku komunikatif. Unsur-unsur sosio-budaya ini tersebar, dan meliputi banyak kegiatan sosial manusia.

Kepribadian
   
   Kepribadian adalah keseluruhan cara seorang individu bereaksi dan berinteraksi dengan individu lain.

   Disamping itu kepribadian sering diartikan sebagai ciri-ciri yang menonjol pada diri individu, seperti kepada orang yang pemalu dikenakan atribut “berkepribadian pemalu”. Kepada orang supel diberikan atribut “berkepribadian supel” dan kepada orang yang plin-plan, pengecut, dan semacamnya diberikan atribut “tidak punya kepribadian”

   Berdasarkan psikologi, Gordon Allport menyatakan bahwa kepribadian sebagai suatu organisasi (berbagai aspek psikis dan fisik) yang merupakan suatu struktur dan sekaligus proses. Jadi, kepribadian merupakan sesuatu yang dapat berubah. Secara eksplisit Allport menyebutkan, kepribadian secara teratur tumbuh dan mengalami perubahan.


Hubungan antara Kepribadian dan Kebudayaan

   Kerpibadian seorang individu disesuaikan dengan system norma yang berlaku dalam masyarakat Kesesuaian kepribadian dan nilai atau norma membutuhkan proses sosialisasi. Sifat kebudayaan yang dinamis juga memerlukan sosialisasi agar sesuai dengan kepribadian masyarakatnya. Saling keterkaitan antara kehidupan tersebut berlangsung terus dalam lingkaran kehidupan. Kebudayaan merupakan karakter masyarakat bukan karakter secara individual.

Kepribadian bangsa timur sendiri menurut saya pada umumnya merupakan kepribadian yang mempunyai sifat toleransi yang tinggi. Kepribadian bangsa timur, kita tinggal di Indonesia termasuk ke dalam bangsa timur, dikenal sebagai bangsa yang berkepribadian baik. Di dunia bangsa timur dikenal sebagai bangsa yang ramah dan bersahabat.